GLEAM 1 Batam Mengajak Para Pengusaha Menemukan Kembali Energi Kehidupan dan Kepemimpinan Sejati
Batam, 1 Agustus 2026 – Membangun bisnis yang besar tidak dimulai dari besarnya modal, canggihnya strategi pemasaran, ataupun tingginya omzet. Bisnis yang bertumbuh selalu diawali oleh manusia yang bertumbuh. Pesan inilah yang menjadi benang merah dalam kegiatan GLEAM 1 Batam (Glory Leadership at Marketplace) bertajuk “Glory People Management & Team Building”, yang disampaikan oleh David Tan, Founder Compound Area “Dine Inc.” dan Mentor Food & Beverage Industry, Sabtu (1/8/2026) di Wyndham Hotel Batam, Ruang Hang Jebat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian GLEAM 1 Batam, sebuah program pembinaan kepemimpinan bagi para profesional, pengusaha, dan marketplace yang diselenggarakan oleh PERDUKI (Persekutuan Profesional dan Usahawan Katolik) Chapter Batam. Program ini telah dimulai sejak 16 Mei 2026 dan akan berakhir pada 22 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai mentor berpengalaman yang membekali peserta dalam aspek kepemimpinan, karakter, spiritualitas, dan dunia usaha.
Dalam program ini, setiap peserta GLEAM (Glory Leadership at Marketplace) juga diwajibkan mengikuti Camp Sukses Sejati Katolik (SSK) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembentukan diri. Melalui SSK, peserta diajak mengalami pembaruan hidup, menemukan kembali jati diri, memperkuat karakter kepemimpinan, serta membangun relasi yang lebih intim dengan Tuhan sebagai fondasi dalam memimpin keluarga, pekerjaan, maupun bisnis.
Pada sesi kali ini, David Tan mengajak para peserta memahami bahwa tantangan bisnis sesungguhnya tidak hanya terjadi di luar diri, tetapi juga di dalam diri seorang pemimpin. Ketika menghadapi sakit, penurunan omzet, usaha yang sepi, maupun berbagai persoalan kehidupan, banyak orang kehilangan energi karena terus melawan keadaan. Padahal, langkah awal untuk bangkit adalah menerima kenyataan dengan lapang hati, melepaskan beban yang tidak dapat dikendalikan, lalu kembali kepada kesadaran hidup yang sejati.
Ia mengajak seluruh peserta untuk kembali menyadari setiap tarikan dan hembusan napas sebagai anugerah Tuhan. Dari kesadaran itu lahirlah rasa syukur, ketenangan batin, dan hubungan yang semakin dekat dengan Sang Ilahi. Saat hati kembali tenang, pikiran menjadi jernih, keputusan menjadi lebih bijaksana, dan energi seorang pemimpin akan pulih kembali.
Menurut David Tan, membangun bisnis bukan pertama-tama membangun sistem, melainkan membangun manusianya terlebih dahulu. Pemimpin yang memiliki kesadaran diri, kesehatan mental, dan kedewasaan spiritual akan mampu membangun budaya kerja yang sehat, menginspirasi timnya, serta menciptakan lingkungan kerja yang penuh semangat, saling percaya, dan bertumbuh bersama.
Energi positif yang dimiliki seorang pemimpin akan menular kepada seluruh karyawan. Ketika pemimpin hidup dengan damai, bersyukur, dan memiliki tujuan yang benar, maka seluruh tim akan merasakan dampaknya. Perusahaan bukan hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjadi tempat di mana setiap orang berkembang sebagai pribadi yang lebih baik.
Melalui GLEAM 1 Batam, PERDUKI Chapter Batam terus menunjukkan komitmennya untuk melahirkan para profesional dan pengusaha Katolik yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas, spiritualitas, serta kepedulian terhadap sesama. Sebab, keberhasilan yang sejati bukan hanya tentang seberapa tinggi seseorang mencapai puncak karier atau bisnis, melainkan seberapa besar ia mampu menjadi berkat bagi keluarga, perusahaan, Gereja, dan masyarakat.
Semangat inilah yang menjadikan GLEAM 1 Batam bukan sekadar pelatihan kepemimpinan, tetapi sebuah perjalanan transformasi untuk membentuk pemimpin-pemimpin marketplace yang berakar pada nilai-nilai iman, berkarakter kuat, dan siap membawa perubahan positif bagi dunia usaha dan kehidupan.(Nimrod Siahaan)










































































